Penyebab Nyeri Ulu Hati Setelah Makan

Sering mengalami nyeri ulu hati utamanya setelah makan ? berikut adalah penyebab nyeri ulu hati setelah makan dan cara mengobatinya yang bisa anda pilih dan lakukan agar terbebas dari nyeri ulu hati yang sering anda alami atau rasakan ( kambuhan ).

Penyebab Nyeri Ulu Hati Setelah Makan

Penyebab Nyeri Ulu Hati Setelah Makan

Banyak orang yang merasakan nyeri perut tepatnya pada ulu hati setelah makan, dimana kondisi tersebut tidaklah mengenakan dan sangat mengganggu sehingga merasa risih dan malas untuk makan.

Lalu apa sebenarnya penyebab nyeri perut setelah makan ? berikut kami berikan informasinya untuk anda, silahkan disimak !

Menurut dr. Luh Putu Previyanti yang kami kutip dari tulisan beliau di halaman alodokter.com sebagai jawab dari pertanyaan salah satu anggotanya yang sering merasakan perut atau ulu hati sakit setelah makan padahal tidak mengkonsumsi makanan pedas dan makan dengan sedikit- sedikit alias tidak buru menyebutkan bahwa kemungkinan besar penyebab nyeri ulu hati setelah makan akibat gangguan pada lambung.

Berikut ini adalah beberapa gangguan lambung yang bisa menjadi pemicu atau penyebab nyeri ulu hati atau perut, yakni :

– Refluks asam lambung yakni kondisi dimana naiknya asam lambung menuju ke kerongkongan sehingga menyebabkan timbulnya iritasi dan rasa asam atau pahit di mulut hingga ulu hati.

Kondisi tersebut dalam istilah medis disebut dengan GERD ( gastro esophageal reflux disesase ) atau lebih banyak orang mengenalnya dengan penyakit asam lambung.

Selain menyebabkan timbulnya nyeri di ulu hati, gejala yang muncul akibat naiknya asam lambung jiga bisa berupa : nyeri dada, dada terasa panas dan perut terasa mual.

( Baca Juga : Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Kambuh )

– Gastritis atau maag yakni kondisi dimana adanya peradangan pada dinding lambung yang muncul akibat infeksi bakteri Helicobacter pylori atau karena tingginya kadar asam lambung yang secara perlahan menyebabkan iritasi pada dinding lambung.

– Dispepsia yakni sekumpulan gejala akibat gangguan pada lambung atau bisa dikatakan sekumpulan berbagai penyakit lambung yang muncul secara bersamaan, dimana selain menyebabkan timbulnya nyeri ulu hati penyakit ini juga bisa menyebabkan mudah terasa kenyang setelah makan, rasa tidak nyaman di perut dan lain-lain.

Selain karena ketiga gangguan lambung tersebut, penyebab nyeri ulu hati setelah makan juga bisa karena gangguan pola makan, gangguan jantung, dehidrasi, ataupun stres psikis.

Mengingat ada beberapa kemungkinan kondisi medis yang menyebabkan timbulnya keluhan nyeri perut atau ulu hati, maka langkah paling tepat yang sebaiknya dilakukan jika anda sering merasakan nyeri ulu hati adalah dengan menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang jika perlu yakni berupa pemeriksaan darah, usg, endoskopi saluran cerna bagian atas, dan lain sebagainya.

Cara Mengobati Nyeri Ulu Hati Sendiri Dirumah

Bagi anda yang sering mengalami keluhan nyeri ulu hati, maka berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan sendiri dirumah untuk meringankan gejala atau mencegah gangguan nyeri ulu hati sehingga tidak sering kambuh, yakni :

  1. Makan makanan yang bergizi dan teratur (disarankan untuk makan 3 kali sehari dengan snack 2 kali)
  2. Kurangi konsumsi makanan yang pedas dan asam
  3. Hindari langsung berbaring setelah makan, beri selang waktu kurang lebih 30 menit.
  4. Banyak minum air putih
  5. Istirahat yang cukup
  6. Hindari faktor penyebab stress
  7. Kurangi konsumsi kopi, teh, maupun alkohol
  8. Tidak merokok
  9. Konsumsi obat tradisional asam lambung

Demikianlah informasi singkat tentang penyebab nyeri ulu hati dan cara mengobatinya ini semoga bisa dipahami dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan berkunjungan di halaman sederhana kami dan jangan lupa bagikan jika anda rasa tulisan ini bermanfaat.

Baca Juga :

Bahaya Asam Lambung Naik
Pantangan Makanan Bagi Penderita Asam Lambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *